• Review Film Asih (2018) Horror Classic Yang Wajib Di Tonton

    Bagi Kamu penggemar film Danur, pasti gak mau ketinggalan film Asih kan. Film ini mengangkat latar 37 tahun sebelum Danur, yaitu tahun 1980an, dimana mitos dan hal mistis sangat berkembang di masyarakat. Padahal era modern sudah mulai berkembang, namun pemikiran masyarakat saat itu masih dipenuhi takhayul dan mitos. Nah, di kala itu ada sepasang suami istri yang diperankan Darius Sinathrya dan Citra Kirana, sedang mempersiapkan kelahiran sang buah hati. Semestinya mereka senang karena akan kehadiran anggota keluarga baru dalam kehidupan pasangan tersebut. Namun sang istri justru diliputi oleh rasa cemas dan takut yang luar biasa akan keselamatan bayi dan keluarganya.

    Referensi situs download film terlengkap muvihd21.com. Film yang disutradarai Awi Suryadi ini hanya berdurasi 78 menit, namun setidaknya mampu menghibur penonton dengan ceritanya yang seram ditambah nuansa yang sangat kental dengan suasana klasik. Seluruh setting dan pernak-pernik memang disesuaikan dengan kondisi di tahun 1980, jadi kita akan merasa seperti melihat masa lalu saat menontonnya. Selain itu, sepanjang plot film kita akan disuguhkan kisah dan mitos horor, yang akan menambah kengerian pada para penonton. Meskipun nuansa horor lebih disukseskan oleh tokoh Asih yang memang piawai dalam membawakan karakter horor.

    Asih yang diperankan Shareefa Daanish, sebenarnya saat masih hidup bernama Kasih. Karena hamil tanpa suami ia pun diusir dari rumah dan hidup berdua dengan anaknya. Namun ia tidak sanggup menjalani hidup akhirnya memilih bunuh diri setelah membunuh anaknya sendiri. Arwahnya pun gentayangan dan mulai menebar ketakutan di masyarakat. Salah satu keluarga yang menjadi korban adalah keluarga Ita. Saat itu Ita sedang hamil besar dan ternyata ia harus melahirkan diluar jadwal yang diperkirakan. Anaknya yang diberi nama Amelia pun akhirnya lahir sebulan sebelum tanggal yang diprediksi.

    Hal ini membuat Ita merasakan ketakutan dan muncul firasat buruk mengenai keselamatan keluarganya. Apalagi keluarga yang sebelumnya hidup damai ini menjadi tidak tenang dan selalu bertengkar semenjak Asih mengganggu mereka. Akhirnya, Ita dan suaminya berusaha mencari tahu tentang roh jahat Asih dan berusaha untuk mengenyahkannya dari kehidupan mereka. Namun Asih pun tidak menyerah, teror demi teror dan juga gertakan terus dilakukannya terhadap keluarga Ita, bahkan Amelia yang masih bayi pun kerap menjadi sasaran. Lalu bagaimana mereka dapat terbebas dari teror Asih? Buat yang penasaran bisa nonton sendiri filmnya ya.

    Secara keseluruhan film ini terlihat biasa saja, apalagi ada kejanggalan dan ketidakcocokan yang terlihat pada Darius di adegan-adegan tertentu, seperti misalnya saat Darius mengumandangkan adzan. Dialognya bersama Citra Kirana pun terkesan dipaksakan dan tidak natural. Namun Shareefa berhasil membawakan film ini sebagai film horor yang layak untuk ditonton. Sosoknya yang benar-benar seram mampu membuat penonton merasakan kengerian.

    Mungkin karena filmnya cukup singkat, film ini terkesan terlalu tiba-tiba dan tidak mendetail. Padahal seharusnya ada banyak hal yang bisa digali dari sosok Asih, mengapa ia memilih mengakhiri hidupnya dan mengapa ia memilih keluarga Ita untuk diteror. Terungkapnya masa lalu Asih mungkin bisa menambah unsur seram dalam film ini. Bagaimanapun, film ini masih layak untuk ditonton karena peran Asih yang cukup membuat penonton kaget.


  • Comments

    No comments yet

    Suivre le flux RSS des commentaires


    Add comment

    Name / User name:

    E-mail (optional):

    Website (optional):

    Comment: